Aku merasa ada sesuatu yang hilang. Los. Dia memang menghilang. Hahaha... haha:(
Tiba-tiba aku teringat, dulu ia pernah menulis: "Jangan lupain gue sama Dam, ya, Lim. Kalau ada kesempatan, kita main bareng lagi." Entah dalam rangka apa ia memberikanku secarik surat saat itu, namun begitulah kata-katanya yang kuingat saat ini. Los sialan, sekarang siapa yang melupakan siapa?
Aku sempat mendengar kabarnya dari orang lain, yang saat itu rasanya seperti keceplosan, "Iya, Los sekarang ada di pulau seberang, ya." Salahku juga, tanggapanku saat itu benar-benar membuat kaget orang itu dan akhirnya ia tidak membahas tentang Los lagi sama sekali. Aku merasa kabar Los eksklusif sekali, hanya orang-orang tertentu yang tahu. Aku benar-benar merasa sakit hati ketika Dam dan aku tidak termasuk di dalamnya. Nggak, deh, minimal Dam saja yang notabene sahabat baiknya. Aku jadi bingung sebenarnya Los memandang Dam sebagai apa sampai Los bahkan tidak mengabari Dam apa-apa. Tapi, ya, kembali lagi... bagaimana pun, Los punya hak untuk bersikap seperti ini.
Di hari ulang tahun Los, Dam membalas story yang kubuat di salah satu media sosial.
Dam: Lah iya Los ilang tahun
Lim: (((ilang tahun)))
Dam: typonya:' tapi bener kan dia lagi ilang
Hari itu juga aku tahu kalau Los sebenarnya membaca pesan yang kukirimkan, karena Dam bilang kalau Los pernah sekali membalas pesan yang Dam kirimkan untuk Los. Pesan yang kukirim untuk Los, tidak jauh berbeda waktunya dari pesan yang Dam kirimkan. Ah, ya sudahlah. Memangnya aku siapa.
Akhirnya hari ulang tahun Los menjadi titik balik komunikasiku dengan Dam. Ya, ternyata sudah sebulan aku tidak bertukar kabar dengan Dam. Sebenarnya beberapa kali Dam mengirimiku pesan, namun aku tidak kunjung membalasnya. Jahat juga aku, ya. Padahal mungkin saja Dam merasakan rasa kehilangan yang sama dengan yang kurasakan. Los. Ada hal-hal yang hanya bisa aku ceritakan pada Los, sehingga ketika Los hilang seperti ini, rasanya aku bingung. Aku tahu Dam juga merasakan hal itu. Sial, mengapa aku tidak bisa cerita saja pada Dam, ya? Atau sebaliknya. Aku tidak suka dengan perasaanku pada Los ini.
The lost Los. Aku harap kamu menemukan apa yang selama ini kamu cari, Los. Aku harap kamu menemukan maknanya, bukan hanya hasilnya. Yea, and i hope you won't forget me but it's okay anyway. Semoga yang terbaik selalu untukmu, Los. Selamat ulang tahun.
No comments:
Post a Comment