24.10.16

see you later.

aku tidak pernah menduga, jika kala itu adalah akhir dari pertemuan kita. setelah beberapa hari yang melelahkan, kita akhirnya harus berpisah. mungkin memang begini semestinya. mungkin memang begini yang terbaik.

aku tidak pernah menduga, jika kala itu adalah terakhir kalinya kita bertemu. mungkin karena itulah mendadak mataku kabur akibat lelehan rasa sedih. tepat setelah dirimu mengucapkan, "sampai ketemu lagi." dan aku langsung memalingkan muka, beranjak pergi. ada rasa yang tajam menusuk sesak dada hingga isak itu tak kuasa ku bendung.

aku tidak pernah menduga, jika kala itu adalah terakhir kalinya kita bertemu. kata-kata terakhirmu sebenarnya membuatku sedikit lega kala itu, "sampai ketemu lagi." kala itu aku percaya, kita akan bertemu lagi.

beberapa minggu lalu aku mengirimkan pesan padamu. dirimu bilang, sedang pergi jauh. entah kapan kembali. namun aku tetap percaya, kita akan bertemu kembali. hingga akhirnya kukirimkan pesan lagi, yang kemudian tak pernah terbalas.

mungkin sebegitu jauhnya dirimu pergi. hingga kata-kata terakhir itu lenyap ditelan jarak. terhapus waktu. tergerus dengan memori-memori baru dari perjalananmu. hingga kata-kata terakhir itu ikut pergi bersama dirimu yang melangkah ke antah berantah.

namun aku masih percaya, kita akan bertemu lagi.



meski tidak begitu kenyataannya.

No comments:

Post a Comment