25.12.11

Happy Holidays and Merry Christmas!

Mungkin lo pikir cerita malem natal gue akan menyenangkan kali ini, lo salah. Bener-bener gak menyenangkan banget. Saking gak menyenangkannya sampe gue gabisa tidur, sampe terucap kata "lebih baik gue gak hidup sama sekali," benar-benar kata-kata yang gak mencerminkan syukur gue ke Tuhan.

Tapi gimana? Walaupun seberapa keras seseorang tak berharga di mata gue itu meyakinkan bahwa Tuhan Maha Adil, gue selalu menyangkal, seperti gue adalah orang yang gak beragama. Tetapi namanya juga dunia, pastilah ada posisi dimana kita sedang jaya dan dimana kita terpuruk. Pastilah juga dalam keadaan itu kita selalu menyangkal bahwa Tuhan Maha Adil. Seseorang tak berharga di mata gue itu meyakinkan terus tanpa henti ke gue kalo Tuhan itu Maha Adil.

Dia nyadarin gue lewat perumpamaan seperti "Tukul jelek kok bisa jadi artis?", "Kucing takut air kok makannya ikan? Tapi kok dapet aja rezekinya dia?". Gue juga jadi memandang dia berbeda. Penampilannya buruk, umurnya baru tujuh belas tahun, tapi mobil hasil jerih payahnya sendiri udah keluar nanti Februari. Ternyata Tuhan memang Maha Adil. Itu semua ditentukan dari diri setiap orang, karena keputusan mengubah segalanya.

"The thing about trains... it doesn't matter where they're going. What matters is deciding to get on." - The Polar Express

No comments:

Post a Comment