2.5.12

?

Hahahaha, saya tahu anda di seberang sana sedang menertawakan saya. Saya tahu. Anda senang bisa melihat saya terpuruk di sini sendiri dalam suram. Saya ingat pandangan aneh melecehkan itu. Dan saya rasa saya sudah mendapatkan jalan terbaik. Saya susah berada di dekat anda. Buat saya muak. Kepura-puraan, tingkah berlebihan. Terlalu mengatur, sok tahu, sok pintar.

10.00 P.M. Anda menelpon saya. Saya tidak angkat. Untuk apa? Toh ujungnya anda menertawakan saya dan dengan sengaja bertanya, "Bagaimana harimu?" seolah  tak ada kejadian mendasar yang tidak anda ketahui. Dan sesungguhnya, mengetahui terlalu banyak hal membuatmu benar-benar merasa buruk. Dari awal saya sudah tahu, sampai di akhir pun saya juga tahu. Dan semua yang saya tahu mengenai anda dan ini semua benar-benar membuat saya tidak habis pikir. Dunia memang sangat rumit dengan segala emosi dan kecurangan manusia.

Tapi biarlah, sementara memang saya dari awal berharap seperti itu, masa ya saya mau menarik kembali doa yang telah terucap? Walaupun ini memang mimpi saya, sebenarnya saya tolol sudah mengorbankan mimpi saya karena anda. Dan saya disini kembali berdoa, meminta, berharap. Saya mendapat kesempatan dalam kuota tahun depan.

Selagi itu, saya bersyukur saya sudah sampai disini.

No comments:

Post a Comment