23.12.13

23

Mengapa kini segalanya harus terkait padamu? Padahal sudah susah payah kucoba untuk tidak mengingatmu.

Ada yang bilang aku harus meletakkan gelas itu. Karena makin lama kugenggam, makin sakit tanganku. Gelas itu sama saja seperti dirimu. Makin lama kuingat dirimu, makin sakit juga hatiku. Mengapa? Mengapa aku harus mengingat dirimu sementara dirimu saja masih mengingat masa lalumu?

Ada yang bilang kamu hanya semacam pelampiasan bagiku. Namun siapa dia? Dia bukan diriku. Awalnya aku juga menduga bahwa yang kurasakan padamu memang hanya semacam pelampiasan. Tetapi semakin hari, aku mendapati kenyataannya tidak demikian.

Bagaimana mungkin aku jadi menunggu pesan darimu? Bagaimana mungkin aku jadi selalu mencuri-curi senyummu dari balik bahu-bahu? Bagaimana mungkin aku jadi ingin tahu segalanya tentangmu? Bagaimana mungkin semua itu hanya pelampiasan belaka?

Dari awal aku takut, takut kalau akhirnya aku memang jatuh. Takut kalau akhirnya aku hanya dianggap teman disaat kamu butuh. Takut kalau nantinya kamu tahu, lantas meninggalkanku. Lagi-lagi.......



Liburan wey. Mending lo nonton drama korea, or do something else. Ngapain galau, emang dia galauin lo apeh?:'

No comments:

Post a Comment