Tak
tahu harus menuai apa lagi disini. Terlalu rumit. Aku pernah cerita
pada Ran bahwa mungkin kondisiku dengan Log dan Tan bisa diprediksi
dengan sin cos tan. Tapi Ran bilang bahwa bahkan kondisi dirinya bukan
lagi diprediksi dengan sin cos tan, tapi aturan cosinus.
"Kok saya segala ada acara cinta segitiganya saja seperti 'kancut',"
ujarku pada Ran saat itu. "Anda sedang memikirkan hati siapa?"
"Memikirkan hati sendiri saja saya sudah pusing, bagaimana saya memikirkan hati yang lain?" jawab Ran.
"Kalau memikirkan hati itu, jangan pakai sin cos tan, nanti pusing sendiri," ujarku, mencoba jenaka.
"Tidak, kok. Saya sudah pakai aturan cosinus malah, bentuknya bukan segitiga lagi, tapi jajarangenjang."
Kemudian aku tersadar, ada yang lebih rumit dibandingkan aku, Log, dan Tan.
No comments:
Post a Comment