6.10.12

Log-Lim?

"Apa salahku?" Tanya Tan padaku. Tapi kemudian Tan berkata, "Aku, kan, punya banyak salah padamu," dan membuatku merasa aneh.

Lagi-lagi, terjebak lagi di dalam ruangan bercat putih dan kuning gading. Aku pikir suhu tubuhku sudah 39°C, tapi ternyata suhu tubuhku normal. Tapi mengapa aku bisa melihat yang seharusnya tidak aku lihat?

Aku tidak menuding bahwa Tan salah. Toh Tan memang tidak salah dimataku. Tapi perasaan yang telah kuungkapkan pada Tan memang mengubah segalanya.

Kini Tan persis Log. Cetakan edisi duanya mungkin. Cita-cita, karir yang akan dipilih, jurusan kuliah, mata pelajaran favorit, serta gaya-gaya Tan pun persis Log. Aku benci Tan berubah, tapi aku bisa larang apa?

Toh Tan, atau Log, bukan siapa-siapa dalam hidupku. Hanya akan tiga tahun bersama dan aku akan meninggalkan Tan dan Log.

Aku benci tidak menyukai pelajaran yang Tan sukai bersama Log. Tapi lantas aku berpikir, untuk apa?

Sialan. Harusnya dari awal aku tidak mengungkapkan perasaanku pada Tan.

No comments:

Post a Comment