17.2.13

H

Untung hari ini hari Sabtu. Jadi tak perlu bertatap muka hari Minggu. Walau Senin pasti menunggu. Sementara masih Sabtu, aku bertanya-tanya, "Mengapa aku?". Seolah dunia bagai menyerukan "Bagaimana?" tiap kali aku berlalu.

Aku tahu bahwa aku lari dari masalah. Aku juga tahu bahwa aku yang salah. Dan nampaknya semua yang kulakukan malah membawaku jauh ke bawah. Dimana aku sudah tak dapat lagi berbenah, dan kepercayaan musnah sudah. Dan rasanya bagai tak ada tanah untuk melangkah.

Sudah tiga kali aku berbohong. Aku takut kalau segala tindakan baikku takkan menolong. Serasa mau masuk tong, sebelumnya dibungkus kantong.

Dan tanggal 17 Februari 2013 pun tiba. Tanpa aku berusaha untuk mengajukannya. Bahkan aku sebenernya tidak berharap hari ini akan datang juga. Karena pasti bohongku itu akan berbalik pada tuannya. Dan aku agak ngeri membayangkannya. Bayangan yang akan segera jadi nyata. Meski aku tidak mendoakannya.

Dan tanggal 17 Februari 2013 pun tiba. Saatnya aku mengucapkan tiga kalimat sakral, 3 kalimat yang harusnya spesial. Tapi malah jadi sial. Ya, sudah aku minta maaf. Walaupun aku tahu sulit untuk menerima maafku itu. Dan 3 kalimat itu sudah seharusnya keluar sejak 42 menit yang lalu. Feliz Cumple, Friend!

No comments:

Post a Comment